Laga Brentford vs Manchester United Ditunda Karena Covid-19

Laga Brentford vs Manchester United Ditunda Karena Covid-19

Laga Brentford vs Manchester United Ditunda Karena Covid-19 – Manchester United tidak jadi berbicara Brentford tengah minggu ini. Pertandingan itu sah diundur, susul tersebarnya masalah COVID-19 dalam team Ralf Rangnick.

Isyarat dipendingnya Brentford versi MU telah tercium mulai sejak Senin (13/12) waktu di tempat. Berita Manchester United tutup tempat latihan mereka di Carrington untuk meminimalisasi penebaran. Tiada latihan club, karena itu nyaris ditegaskan tiada kompetisi yang dinanti-nanti.

Betul saja. Pada Selasa (14/12) pagi WIB, MU melalui website resminya berikan pengakuan kalau perjalanan ke London mesti diundur dahulu. Premier League juga berikan lampu hijau untuk menangguhkan pertandingan ini, sesudah memperoleh rujukan dari kewenangan kesehatan.

Tidak dikenali berapakah daftar pemain Manchester United yang terkena COVID-19. Mereka cuma memberitahukan tersedianya beberapa ujian positif COVID-19 pada beberapa pemain dan staff.

“Manchester United bisa mengecek kalau pertandingan Premier League kami menentang Brentford FC, pada Selasa 14 Desember waktu 19.30 (Rabu 15 Desember waktu 02.30 WIB) udah diundur dan akan diagendakan ulangi,” bunyi pengakuan sah MU.

“Manchester United memohon maaf atas ketertidaknyamanan yang dihadapi oleh Brentford FC juga pendukung ke-2 club gara-gara COVID-19 ini,” terang pengakuan itu.

Sampai minggu ke-16, MU tengah ada pada rangking ke-5 klassemen sementara Liga Inggris dengan 27 point dari 16 pertandingan, sementara Brentford berada pada posisi 10 dengan mengumpulkan 20 point.

Laga Brentford vs Manchester United Ditunda Karena Covid-19

Faksi club udah keluarkan pengakuan sah berkaitan badai covid-19 yang tengah mengenai mereka, terhitung ketetapan jika partai kelanjutan Liga Primer melawan Brentford mesti menngalami pengunduran karena badai covid-19 itu.

“Manchester United bisa memvalidasi jika laga Liga Primer kami di Brentford FC, di hari Selasa 14 Desember jam 19:30, udah dipending dan akan diskedulkan ulangi ketika waktunya.

“Susul verifikasi PCR dari test LFT Covid-19 positif antara staff dan pemain club penting, epidemi itu butuh pemantauan terus-terusan. Ketentuan diambil buat tutup operasi club penting di Kompleks Training Carrington sepanjang 24 jam buat menolong meminimalisir efek infeksi selanjutnya, dan personal yang dicoba positif diisolasi sama dengan prosedur Liga Primer.

“Ingat penangguhan training dan problem pada tim, dan dengan fokus kesehatan pemain dan staff, Club mengharap laga dirapikan ulangi. Dewan Liga Primer menentukan buat menangguhkan menurut pedoman dari penasihat klinis.. Manchester United menyesalkan ketaknyamanan yang dihadapi Brentford FC dan pecinta ke-2 club karena Covid-19.”

Faksi Liga Primer pula mendalami bencana ini, dan mengharap pemantauan klinis selanjutnya berkaitan kondisi yang dihadapi oleh Setan Merah. Penutupan pusat latihan di Carrington lantas gak terlepas dari referensi Liga Primer di bawah pemantauan tubuh kesehatan Inggris.

“Ketentuan itu diambil ikuti pedoman dari penasihat klinis sebab kondisi mengagumkan dari epidemi Covid-19 yang tengah terjadi dalam tim Manchester United,” catat mereka.

“Operasi club penting di Kompleks Training Carrington club ditutup ini hari buat menolong mengatur epidemi dan meminimalisir efek infeksi selanjutnya antara pemain dan staff.. Liga mengharapkan rekondisi cepat untuk banyak pemain dan staff dengan Covid-19. Laga yang dipending akan dirapikan ulangi ketika waktunya.

“Dengan fokus kesehatan pemain dan staff, dan ingat penambahan masalah Covid-19 belakangan ini di semuanya negeri, Liga Primer udah mengenalkan kembali Aksi Krisis. Ini terhitung prosedur seperti pengecekan yang sangat sering, memakai masker waktu ada dalam ruangan, mengerjakan jarak fisik, dan membataskan waktu kumpul.”

Di Inggris, COVID-19 model Omicron tengah menyebar, menghantui orang menjelang liburan natal dan tahun anyar. Pertama Menteri Boris Johnson udah memberitahukan sedikitnya telah ada seseorang penduduknya yang wafat gara-gara COVID-19 model Omicron, seperti diambil BBC.

Pada Senin tempo hari, Inggris mendata ada lebih pada 54 ribu masalah anyar.